Transformasi Digital Administrasi Kependudukan

 Transformasi Digital Administrasi Kependudukan saat ini tengah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Berbagai Inovasi diluncurkan dalam upaya tersebut. Dimulai dengan Nomor Induk Kependudukan atau NIK sebagai Single Identity Number yang akan selalu kita gunakan secara terus menerus di masa yang akan datang sebagai dasar Pelayanan Publik di Indonesia. Kita melihat sebagai contoh, dengan NIK kita telah bisa mendapatkan layanan pada Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan atau BPJS se Indonesia. Kemudian penggunaan kertas HVS A4 80 gram sebagai pengganti Kertas Security atau blanko khusus yang dahulu digunakan dalam penerbitan dokumen kependudukan. Dengan penggunaan kertas HVS A4 80 gram ini, dokumen kependudukan selain KTP el yang dahulu hanya bisa diterbitkan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sekarang telah memungkinkan untuk dicetak dimana dan kapan saja apakah melalui email dikirimkan oleh SIAK online Kemendagri pada saat pelayanan atau bisa juga melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri yang salah satunya berada di Rumah Sakit Daerah Kota Padang Panjang.

Terbaru dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik serta Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital. Pemerintah meluncurkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP Digital sebagai inovasi untuk menghadapi perkembangan teknologi di Indonesia. Identitas Kependudukan Digital sendiri adalah aplikasi mobile yang berisi informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan yang menampilkan data pribadi sebagai identitas yang bersangkutan.

Dalam upaya mendukung program Transformasi Digital Administrasi Kependudukan itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang Panjang saat ini aktif melakukan sosialisasi dan aktivasi di berbagai lini pelayanan masyarakat yang berada di Kota Padang Panjang. Komitmen ini diwujudkan dengan Layanan lansung jemput bola di fasilitas publik, perkantoran dan juga ikut membuka layanan pada saat event-event besar di Kota Padang Panjang. Tidak hanya itu, Bagi instansi yang ingin mengajukan aktivasi IKD di tempatnya diperkenankan untuk menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang Panjang untuk koordinasi lebih lanjut.

Dengan Transformasi Digital Administrasi Kependudukan kita akan mendapatkan banyak manfaat yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

(Windo A. Rezzo, S.Kom, M.Si)

Anda mengalami kesulitan ? Silahkan hubungi kami